Assessment Laboratorium Dorong Peningkatan Mutu dan Keamanan

Sebagai upaya meningkatkan mutu layanan serta memperkuat penerapan keselamatan dan keamanan laboratorium, Loka Labkesmas Baturaja melaksanakan kegiatan assessment laboratorium yang berlangsung selama dua hari (11-12/12). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari serangkaian peningkatan kapasitas biosafety dan biosecurity yang sebelumnya telah diberikan oleh Asosiasi Biorisiko Indonesia (ABI) sebagai mitra penyelenggara.

Assessment dibuka oleh Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid, yang menekankan bahwa proses telusur lapangan merupakan bagian penting untuk memahami kondisi aktual laboratorium dan memperbaiki area yang masih perlu ditingkatkan.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, "Hari ini kita melakukan telusur lapangan dan akan mendapatkan masukan dari asesor sebagai modal awal untuk melakukan pemeriksaan spesimen klinis yang lebih berkualitas. Untuk teman-teman, manfaatkan kesempatan ini untuk menggali apa saja yang harus dilengkapi, ditambahkan, dan bagaimana seharusnya menjalankan laboratorium. Kegiatan ini akan menambah wawasan, keterampilan, serta kemampuan tim Labkesmas Baturaja untuk menjadi laboratorium yang lebih baik.”

Pada hari pertama, asesor melakukan tur lapangan ke beberapa unit laboratorium, meliputi: Laboratorium Biomolekuler dan Mikrobiologi, Laboratorium Patologi Klinik dan Imunologi,  dan Laboratorium Entomologi pada Instalasi Kesehatan Lingkungan, Vektor, dan BPP

Selain penelusuran fasilitas, kegiatan juga mencakup wawancara dengan Kepala Instalasi dan anggota instalasi guna mendapatkan gambaran mengenai tata kelola, alur kerja, serta pemahaman personel terhadap prosedur laboratorium.

Hari kedua dilanjutkan dengan pemaparan hasil assessment oleh tim asesor, mencakup temuan lapangan, rekomendasi teknis, dan catatan perbaikan yang perlu ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas layanan laboratorium.

Pada sesi penutupan, Kepala Loka kembali menyampaikan apresiasi kepada tim asesor dan seluruh peserta. Beliau menggarisbawahi bahwa wawasan dan pengetahuan yang diperoleh selama proses assessment menjadi modal penting dalam penilaian risiko, penyusunan mitigasi risiko, penguatan SOP, serta upaya meminimalkan potensi insiden di laboratorium.

Dengan terselesaikannya kegiatan assessment ini, Labkesmas Baturaja menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar layanan pemeriksaan dan memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja.