Perkuat Kapasitas Surveilans Kesehatan melalui Bimbingan Teknis bagi Labkesmas dan Dinkes
Loka Labkesmas Baturaja terus mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan dalam bidang surveilans melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Surveilans dan Diseminasi Hasil Kegiatan Surveilans. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (15/6) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi, Labkesda Kabupaten/Kota, serta Dinas Kesehatan di wilayah Provinsi Lampung dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bimbingan teknis ini turut dihadiri oleh Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Elvieda Sariwati, M.Epid, beserta jajaran, serta Ketua Tim Kerja UPT Laboratorium Kesehatan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Imelda, MPH.
Dalam sambutan dan arahannya, dr. Elvieda Sariwati menyampaikan apresiasi kepada Loka Labkesmas Baturaja yang secara konsisten melaksanakan pembinaan teknis dan penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan melalui kegiatan yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi laboratorium kesehatan masyarakat dan sistem surveilans berbasis laboratorium secara berjenjang. Kami berharap peserta dari Labkesmas Tier 4 dan Tier 5 dapat melakukan pengampuan melalui bimbingan teknis kepada Labkesmas Tier 3 di tingkat provinsi dan Tier 2 di tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Elvieda menjelaskan bahwa transformasi sistem kesehatan Indonesia menempatkan surveilans sebagai salah satu pilar penting dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh. Menurutnya, surveilans tidak hanya sebatas kegiatan pengumpulan data, tetapi juga mencakup pengolahan dan diseminasi informasi yang dapat menghasilkan aksi atau tindakan nyata.
“Labkesmas diharapkan tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan pemeriksaan laboratorium, tetapi juga menjadi bagian integral dalam sistem surveilans. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tenaga laboratorium, petugas surveilans, petugas entomologi, dan sanitarian menjadi sangat penting agar mampu menghasilkan data yang akurat, valid, dan dapat dimanfaatkan dalam pengendalian masalah kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Beliau juga berharap kegiatan bimbingan teknis ini dapat menjadi sarana peningkatan pengetahuan, wadah berbagi pengalaman, memperkuat jejaring kerja, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas surveilans kesehatan di wilayah masing-masing. Pada kesempatan tersebut, dr. Elvieda Sariwati secara resmi membuka kegiatan bimbingan teknis.
Sementara itu, Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu fungsi Loka Labkesmas Baturaja sebagai Labkesmas Tier 4 adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan serta memberikan bimbingan teknis kepada Labkesmas Tier 3 dan Tier 2 sebagaimana tertuang dalam perjanjian kerja institusi.
“Melalui kegiatan ini kami berupaya melaksanakan bimbingan teknis secara daring terkait berbagai topik pembahasan, baik yang berhubungan dengan teknis pemeriksaan maupun kegiatan surveilans. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan teknis individu sekaligus membangun jejaring komunikasi antar-Labkesmas maupun instansi kesehatan lainnya,” ungkapnya.
Anif juga berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat mendorong penguatan kegiatan pemeriksaan vektor di Labkesmas Tier 3 dan Tier 2. Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan sesi ketiga dari rangkaian bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh Loka Labkesmas Baturaja.
Pada sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai Surveilans Resistensi Larva Aedes dan Uji Bioassay Larvasida yang disampaikan oleh Milana Salim, M.Sc, serta materi Surveilans Malaria Knowlesi yang disampaikan oleh Hotnida Sitorus, M.Sc.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas teknis dalam pelaksanaan surveilans berbasis laboratorium, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mendukung upaya deteksi dini, respons cepat, dan pengendalian masalah kesehatan masyarakat secara efektif.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam mengikuti materi dan sesi diskusi. Loka Labkesmas Baturaja berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan nilai positif bagi seluruh peserta serta mendukung penguatan sistem surveilans kesehatan di Indonesia.(df)
17 Jun 2026
17 Jun 2026
17 Jun 2026
17 Jun 2026