Labkesmas Baturaja Tingkatkan Kompetensi SDM melalui Pelatihan Biosafety dan Biosecurity

Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam penerapan keselamatan dan keamanan hayati di lingkungan laboratorium, Loka Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Baturaja menyelenggarakan Pelatihan Biosafety & Biosecurity: Principles and Practices pada 8–10 Desember 2025 di Hotel The Zuri Baturaja. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Health Security Partners (HSP) dan Asosiasi Biorisiko Indonesia (ABI), dengan menghadirkan narasumber utama dari ABI, yaitu Dr. drh. Diah Iskandriati, IFBA PC selaku Ketua Dewan Pengurus ABI, serta Aroem Naroeni, DEA PhD IFBA PC selaku Koordinator Program.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unit di Labkesmas Baturaja, mencakup tenaga laboratorium dan non-laboratorium. Materi yang diberikan meliputi pengenalan biosafety dan biosecurity, klasifikasi mikroorganisme, laboratory-acquired infection, penilaian risiko, penggunaan APD, peran Biological Safety Cabinet (BSC), pengelolaan limbah, transportasi bahan biologis berbahaya, hingga tanggap darurat.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Tim Kerja Mutu, Penguatan SDM dan Kemitraan, Febriyanto, SKM., M.Bmd, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dasar dan lanjutan terkait biosafety dan biosecurity, meningkatkan kemampuan penilaian risiko dan mitigasi, memperkuat tata kelola melalui praktik kerja aman, menumbuhkan budaya keselamatan, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kejadian darurat biologis.

Pada penutupan kegiatan, Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid, menyampaikan apresiasi kepada peserta dan tim ABI. Menurutnya, peserta telah mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru yang akan membantu dalam menyusun penilaian risiko, mitigasi, serta prosedur operasional standar (SOP) guna meminimalkan insiden di laboratorium. Ia menegaskan bahwa kesalahan dalam pemeriksaan laboratorium dapat menimbulkan kerugian materi, tenaga, hingga menurunnya reputasi institusi, sehingga penerapan biosafety dan biosecurity menjadi sangat penting.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Labkesmas Baturaja berharap dapat semakin meningkatkan mutu layanan laboratorium serta memperkuat penerapan keselamatan kerja di lingkungan institusi.