Tingkatkan Standar Layanan, Labkesmas Baturaja Laksanakan Survei Akreditasi 2025
Loka Labkesmas Baturaja melaksanakan rangkaian Survei Akreditasi Tahun 2025 yang diawali dengan survei secara daring pada Senin (24/11) pukul 08.00 WIB melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI, Roy Himawan, S.Farm., Apt., M.K.M., Ketua Tim Kerja Mutu Laboratorium Kesehatan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, dr. Imelda, MPH., Ketua Tim Kerja Mutu Laboratorium Kesehatan Direktorat Fasilitas Mutu dan Pelayanan Kesehatan Primer, Ratu Intang Manyereng, S.ST., FT., SKM., MKM., serta jajaran pimpinan dan pegawai Loka Labkesmas Baturaja, termasuk Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid., Kepala Subbagian Administrasi Umum, Aprioza Yenni, S.Sos., MA., Koordinator Akreditasi sekaligus Ketua Tim Kerja Mutu, Febriyanto, SKM., M.Bmd., para ketua tim kerja, kepala instalasi, dan seluruh pegawai. Survei juga diikuti oleh tim surveyor dari Lembaga Akreditasi Prima Husada (LAPRIDA), yaitu Dra. Ampi Retnowardani, Apt., M.Si., dan dr. Yuni Kirana Wulandari, Sp.PK, MMRS.
Dalam sambutannya, Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, menyampaikan bahwa survei akreditasi merupakan bagian dari upaya memastikan peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk di Loka Labkesmas Baturaja. Beliau menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer berkomitmen mendorong peningkatan mutu fasilitas pelayanan kesehatan primer, di mana Labkesmas memiliki peran penting dalam deteksi dini penyakit, surveilans faktor risiko kesehatan, serta sebagai pilar ketahanan kesehatan nasional. Akreditasi, menurut beliau, bukan sekadar proses penilaian, tetapi merupakan sarana pembinaan berkelanjutan untuk memastikan layanan memenuhi standar nasional, unggul dalam mutu, konsisten, aman, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Beliau juga menyoroti peran strategis Loka Labkesmas Baturaja sebagai Labkesmas Tier 4 di Regional 3 dengan wilayah kerja mencakup lima provinsi: Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung. Labkesmas Baturaja selama ini dikenal memiliki keunggulan dalam pengujian vektor dan binatang pembawa penyakit. Atas persiapan yang telah dilakukan, beliau memberikan apresiasi dan berharap survei akreditasi berjalan lancar, produktif, serta memberikan hasil terbaik. Beliau juga berharap Loka Labkesmas Baturaja dapat menjadi contoh dalam penerapan standar mutu laboratorium kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras, partisipasi, dan pengorbanan seluruh pegawai dalam mempersiapkan akreditasi. Persiapan telah dilakukan selama berbulan-bulan, mulai dari melengkapi dokumen, memperbaiki sarana dan prasarana, hingga meningkatkan keterampilan teknis pegawai yang secara langsung berpengaruh pada peningkatan kualitas pelayanan. Beliau menegaskan bahwa akreditasi merupakan indikator bahwa pelayanan Labkesmas Baturaja telah memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Setelah proses akreditasi ini, Labkesmas Baturaja juga akan mempersiapkan diri untuk penilaian ISO 17025 sebagai bukti otentik bahwa laboratorium memiliki kompetensi yang sah dalam pengujian bidang vektor.
Usai sambutan, proses survei dilanjutkan oleh Ketua Tim Surveyor LAPRIDA, Dra. Ampi Retnowardani, Apt., M.Si., yang memaparkan gambaran umum pelaksanaan survei akreditasi yang mencakup telusur dokumen, wawancara, dan observasi. Beliau juga menjelaskan dasar hukum akreditasi yang digunakan, antara lain Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/2011/2022 tentang Standar Akreditasi Laboratorium Kesehatan, Keputusan Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/632/2023 tentang Instrumen Survei Akreditasi Laboratorium Kesehatan, dan Permenkes Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik, Laboratorium Kesehatan, UTD, dan Praktik Mandiri Dokter dan Dokter Gigi. Survei secara daring diperkuat dengan pembagian tim ke dalam dua breakout room, yaitu tim teknis dan tim manajemen, untuk melakukan telusur dokumen dan klarifikasi apabila terdapat data yang perlu diperjelas.
Setelah survei daring selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan survei luring pada 27–29 November 2025. Pada survei luring tersebut, Loka Labkesmas Baturaja mendapatkan dukungan dari Labkesda OKU dan Dinas Kesehatan OKU yang hadir pada saat briefing harian bersama tim surveyor. Perwakilan Dinas Kesehatan OKU menyampaikan dukungan penuh terhadap proses akreditasi ini, serta berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat Kabupaten OKU.
Pada akhir kegiatan, Kepala Loka Labkesmas Baturaja menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim surveyor atas bimbingan, arahan, dan rekomendasi yang diberikan selama proses survei. Beliau juga mengapresiasi seluruh pegawai atas kekompakan dan kerja keras yang telah dilakukan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Beliau menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang terbentuk selama proses akreditasi perlu dipertahankan, dan seluruh rekomendasi akan ditindaklanjuti sebagai upaya berkelanjutan untuk memastikan tercapainya tujuan akreditasi, yaitu terjaminnya keamanan dan keselamatan pasien dalam setiap layanan yang diberikan.(df)
01 Des 2025
01 Des 2025
01 Des 2025
01 Des 2025