Perkuat Peran Labkesmas, Baturaja dan BBLabkesling Salatiga Resmi Berkolaborasi

Dalam rangka memperkuat kapasitas layanan laboratorium kesehatan, telah dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Loka Labkesmas Baturaja dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLabkesling) Salatiga pada Selasa (5/5) pukul 10.00 WIB di Aula Loka Labkesmas Baturaja.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BBLabkesling Salatiga, Akhmad Saikhu, M.Sc. PH, didampingi Arum Sih Joharina, S.Si., M.Sc. dan drh. Dimas Bagus Wicaksono, M.Sc. Turut hadir pula perwakilan dari Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, yakni Fahmay Dwi Ayuningrum, Andhika Yudha Pratama, dan Nina Adlina Afrah, S.Gz.

Dalam sambutannya, Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting, khususnya dengan adanya kegiata OJT bagi para CPNS yang baru bergabung. “Kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik untuk mendapatkan bimbingan teknis serta memahami secara langsung pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBLabkesling Salatiga, Akhmad Saikhu, menekankan pentingnya kolaborasi lintas tingkatan dalam pengembangan Labkesmas. Ia menjelaskan bahwa BBLabkesling sebagai tier 5 berperan sebagai rujukan nasional dalam ruang lingkup vektor, reservoir, dan kesehatan lingkungan. “Fokus pengampuan kami meliputi peningkatan standar Labkesmas, penilaian kualitas, validasi dan verifikasi metode baru, serta supervisi,” jelasnya.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penguatan kapasitas, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi. Akhmad Saikhu diketahui memiliki keterkaitan historis dengan Labkesmas Baturaja, yang sebelumnya dikenal sebagai Stasiun Lapangan Pemberantasan Vektor (SLPV).

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini, akan dilaksanakan kegiatan OJT (On the Job Training) bagi CPNS dan PNS di lingkungan Loka Labkesmas Baturaja. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Supervisi Kapasitas Labkesmas Regional dan Bimbingan Teknis Pengambilan Sampel Vektor Malaria serta Reservoir Hantavirus oleh BBLabkesling Salatiga.

OJT dilaksanakan pada 5–7 Mei 2026, dengan lokasi pengumpulan sampel di wilayah Puskesmas Batumarta VIII, Kabupaten OKU Timur. Adapun pengolahan sampel tikus sebagai reservoir akan dilakukan di Laboratorium Loka Labkesmas Baturaja.

Melalui kerja sama ini, diharapkan terjadi peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta penguatan mutu layanan laboratorium kesehatan lingkungan, khususnya dalam pengendalian penyakit berbasis vektor dan reservoir di wilayah regional 3.(df)