Bangun SDM Unggul, Loka Labkesmas Baturaja Gelar Bimtek Surveilans Berbasis Laboratorium

Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga teknis dan nonteknis di bidang kesehatan masyarakat, Loka Labkesmas Baturaja melalui Tim Kerja Mutu, Penguatan SDM dan Kemitraan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Surveilans dan Diseminasi Hasil Kegiatan Surveilans secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (13/04) pagi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Loka Labkesmas Baturaja sebagai Labkesmas Tier 4 dalam penyelenggaraan bimbingan teknis secara berjenjang, mulai dari Tier 3 hingga Tier 2. Peserta kegiatan terdiri dari Balai Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Tier 3), serta Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) kabupaten/kota (Tier 2) di kedua provinsi tersebut, termasuk perwakilan Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Kerja Mutu UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, dr. Imelda, MPH, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Loka Labkesmas Baturaja beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya fungsi surveilans sebagai salah satu pilar utama dalam penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan Labkesmas dapat semakin memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam melakukan deteksi dini melalui surveilans. Sesuai dengan sistem berjenjang, Labkesmas Tier 4 memiliki peran strategis dalam membagikan pengetahuan dan keahlian kepada Tier 3 dan Tier 2,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid., menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya kesehatan, baik dari sisi teknis pemeriksaan maupun pelaksanaan surveilans berbasis laboratorium.

“Sebagai Labkesmas Tier 4, kami memiliki fungsi untuk melakukan pendampingan teknis serta meningkatkan kompetensi SDM. Melalui bimtek ini, kami juga ingin membangun jejaring komunikasi antar Labkesmas dan instansi terkait, serta mendorong peningkatan kualitas pemeriksaan dan kegiatan surveilans,” ungkapnya.

Kegiatan bimtek ini menghadirkan materi terkait surveilans kecacingan dengan metode Kato Katz oleh Febriyanto, SKM., M.Bmd., serta skrining candidiasis pada ibu hamil oleh Yanelza Supranelfy, S.Si., M.Sc. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti secara aktif oleh peserta, mulai dari pre-test dan post-test, pemaparan materi, hingga sesi diskusi.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian bimtek berseri yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Diharapkan melalui kegiatan ini, kapasitas dan kompetensi SDM di lingkungan Labkesmas semakin meningkat, sehingga mampu mendukung pelaksanaan surveilans yang lebih efektif dan berkualitas.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh ilmu yang telah diperoleh dapat diimplementasikan di wilayah masing-masing serta memberikan dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (df)